KANDUNGAN BORAKS PADA AMPLANG YANG DIJUAL DI TOKO OLEH-OLEH DI WILAYAH MARTAPURA KABUPATEN BANJAR

Rahmawati, RH and Erfan Roebiakto, ER and Nafila (010210009), NF (2013) KANDUNGAN BORAKS PADA AMPLANG YANG DIJUAL DI TOKO OLEH-OLEH DI WILAYAH MARTAPURA KABUPATEN BANJAR. KTI thesis, AAK Borneo Lestari.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kandungan Boraks pada Amplang yang dijual di Toko Oleh-oleh di Wilayah Martapura Kabupaten Banjar Rahmawati Erfan Roebiakto ; Nafila Penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) dapat meningkatkan atau mempertahankan nilai gizi, mengurangi limbah, serta meningkatkan kualitas daya simpan. Bahan tambahan makanan yang dilarang salah satunya adalah boraks.meskipun dilarang untuk digunakan tetapi kenyataannya sampai saat ini masih beredar dan dijual bebas salah satunya ditemukan boraks pada kerupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan boraks pada amplang dan mengetahui prosentase amplang yang mengandung boraks yang dijual di toko oleh-oleh di wilayah Martapura kabupaten Banjar. Penelitian ini bersifat survey deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara random/acak, dari 13 toko oleh-oleh diwilayah Martapura kabupaten Banjar didapatkan 10 jenis amplang dengan merk berbeda. Kandungan boraks ditentukan secara kualitatif dengan metode reaksi warna kertas kurkumin. Pada penelitian 10 sampel amplang, didapatkan hasil 5 amplang yang positif mengandung boraks (50%) dan 5 amplang yang negatif mengandung boraks (50%). Kandungan boraks sebenarnya jika dalam konsentrasi besar dapat dirasakan oleh lidah seperti adanya rasa getir atau pahit yang tertinggal dimulut setelah dikonsumsi beberapa kali. Amplang mengandung boraks apabila sering digunakan oleh konsumen akan menyebabkan toksik didalam tubuh. Walaupun demikian, karena ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya maka banyak produsen masih menggunakan boraks karena selain mudah didapat harga juga relatif murah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan kurangnya kesadaran produsen akan dampak buruk terhadap masyarakat. Sehingga disarankan hendaknya para produsen menjaga kualitas produk agar masyarakat percaya dan tetap mengkonsumsi produknya serta bagi masyarakan agar lebih meningkatkan pengetahuan agar dapat memilih jenis makanan yang sehat tanpa bahan tambahan berbahaya. Kata kunci : Boraks, amplang, kertas kurkumin

Item Type: Thesis (KTI)
Subjects: R Medis > D3 TLM, AAK Borneo Lestari
Divisions: AAK Borneo Lestari > D3 Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Edy E Perpus
Date Deposited: 24 Oct 2018 06:36
Last Modified: 13 Aug 2019 00:35
URI: http://repo.stikesborneolestari.ac.id/id/eprint/514

Actions (login required)

View Item View Item